Salah Pilih Jurusan Kuliah? Cara Menentukan Jurusan yang Tepat untuk SNBP & SNBT 2026
Oleh Arkhan Mahardika, S.Si. (Digital Marketing)
Salah Pilih Jurusan Bisa Fatal? Cara Menentukan Jurusan yang Cocok untuk Kamu
Setiap musim SNBP dan SNBT, ribuan siswa SMA fokus pada satu hal: “yang penting keterima dulu.” Padahal masalah sebenarnya sering muncul setelah diterima. Banyak mahasiswa baru justru merasa salah jurusan, tidak menikmati kuliah, dan akhirnya kehilangan arah karier. Pemilihan jurusan kuliah sebenarnya adalah keputusan jangka panjang karena berpengaruh pada pekerjaan, keterampilan, dan masa depan seseorang.
Kenapa Salah Pilih Jurusan Bisa Berbahaya
Salah jurusan bukan sekadar tidak suka mata kuliah. Penelitian menunjukkan mahasiswa yang masuk jurusan tidak sesuai minat cenderung mengalami motivasi belajar rendah, kesulitan memahami materi, bahkan penurunan prestasi akademik. Dalam jangka panjang, hal ini membuat proses kuliah terasa berat dan sering berujung pindah jurusan atau tidak lulus tepat waktu.
Dampaknya tidak berhenti di bangku kuliah. Banyak lulusan akhirnya bekerja di bidang yang tidak sesuai dengan pendidikannya (disebut education-job mismatch). Studi menunjukkan mismatch pendidikan dapat menurunkan kepuasan kerja, motivasi, hingga peluang karier dan penghasilan seseorang.
Artinya, memilih jurusan kuliah sebenarnya bukan hanya soal masuk kampus negeri atau swasta, tetapi soal kecocokan karier masa depan.
Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Memilih Jurusan
Mayoritas siswa memilih jurusan karena ikut teman, mengikuti tren, atau tekanan orang tua. Padahal faktor utama yang sering menyebabkan mismatch adalah kurangnya informasi tentang dunia kerja dan keterampilan yang dibutuhkan industri.
Akibatnya, banyak lulusan baru merasa “kuliah 4 tahun tapi tidak tahu mau kerja apa”. Bukan karena mereka tidak pintar, tetapi karena bidang yang dipilih tidak sesuai dengan minat dan kemampuan.
Cara Menentukan Jurusan yang Cocok
Hal pertama yang perlu dipahami: jurusan kuliah bukan sekadar pelajaran yang kamu sukai di sekolah. Jurusan adalah arah profesi. Ada tiga pertanyaan sederhana sebelum memilih jurusan:
- Kamu lebih suka menghafal, menganalisis, atau membuat sesuatu?
- Kamu lebih nyaman bekerja dengan manusia, data, atau teknologi?
- Kamu ingin pekerjaan stabil atau pekerjaan yang terus berkembang?
Jika kamu menyukai logika, problem solving, dan teknologi, biasanya kamu cocok pada bidang komputasi terutama bidang Artificial Intelligence (AI), Data Science, dan Cybersecurity yang saat ini sangat dibutuhkan industri digital.
Penelitian menunjukkan kesesuaian antara kemampuan, pendidikan, dan pekerjaan meningkatkan kepuasan kerja serta stabilitas karier seseorang.
Kenapa Banyak Siswa Sekarang Memilih Bidang AI
Perkembangan teknologi membuat banyak pekerjaan berubah. Saat ini hampir semua industri menggunakan data dan otomatisasi, mulai dari kesehatan, bisnis, keuangan, hingga pendidikan. Karena itu kebutuhan talenta teknologi, khususnya AI, meningkat pesat.
Bidang AI menarik karena tidak hanya satu profesi. Lulusan bisa menjadi: AI Engineer, Data Scientist, Machine Learning Engineer, Cybersecurity Specialist, Software Developer
Itulah alasan banyak siswa setelah SNBP dan UTBK mulai mempertimbangkan kuliah di kampus berbasis teknologi dan AI.
Jadi Harus Masuk Kampus Negeri?
Ini pertanyaan yang paling sering muncul saat SNBT. Faktanya, dunia kerja tidak melihat jalur masukmu, tetapi melihat skill dan portofolio. Bahkan penelitian menunjukkan kolaborasi pendidikan dengan industri (link and match) jauh lebih penting untuk kesiapan kerja dibanding sekadar nama institusi. Karena itu, saat memilih kampus baik negeri maupun swasta yang perlu dilihat adalah kurikulumnya relevan industri, banyak praktik, dan lulusannya punya portofolio nyata.
Penutup
SNBP, UTBK, dan SNBT memang penting, tetapi yang lebih penting adalah arah hidup setelahnya. Masuk jurusan yang tidak cocok bisa berdampak hingga bertahun-tahun, sementara memilih bidang yang tepat bisa mempercepat karier sejak awal.
Jadi sebelum memikirkan “kampus mana”, pikirkan dulu kamu ingin menjadi apa 5 tahun lagi?
Jika kamu tertarik pada teknologi masa depan, data, dan kecerdasan buatan, maka jurusan berbasis AI bisa menjadi salah satu pilihan yang layak dipertimbangkan.
Informasi program dan pendaftaran mahasiswa baru bisa dilihat di website plai.ac.id dan start.plai.ac.id.
Daftar Pustaka
Ardhana, A. (2025). Ketidaksesuaian keterampilan dan kebutuhan industri.
Khoiruddin, M. A. (2024). Educational mismatch among graduates.
Maryanti, S. (2025). Impact of education-job mismatch on employment.
Wicaksono, P. (2023). Education–occupation mismatch and job satisfaction.
Setiyana, A. (2024). Dampak kesalahan pemilihan jurusan terhadap motivasi belajar.
Nindhita, V. (2025). Link and match pendidikan dengan industri.
Na, T.K. (2024). Job match and career stability.
Ruslan et al. (2024). Pemilihan jurusan sebagai keputusan jangka panjang siswa SMA.a